10 Rekomendasi Mic Kamera Terbaik (terbaru Tahun 2021)

Umumnya, sebuah kamera sudah dilengkapi microphone built-in pada dalamnya. Tetapi, buat kelas profesional kualitas audio yang terekam mungkin terdengar kurang memuaskan. Sebagai penyelesaiannya, Anda bisa menggunakan microphone atau mic kamera. Di pasaran sendiri, Anda akan menjumpai harga microphone kamera yg beragam, baik buat jenis lavalier maupun shotgun. 

Melalui artikel ini, kami akan menaruh tips menentukan mic kamera yang rupawan. Kami pula akan merekomendasikan microphone kamera terbaik menurut merk RØDE Microphones, Boya, Saramonic, dan lainnya. Mic kamera murah, microphone kamera DSLR, dan majemuk mikrofon kamera lainnya akan anda temukan. Selamat membaca!Pembaharuan terakhir: 23 Mei 2021

Pastikan kamera Anda mempunyai mic input

Tidak seluruh kamera bisa dipasangkan mic. Untuk itu, pastikan kamera Anda memiliki dukungan terhadap fitur mic eksternal. Umumnya, kamera yg dapat dipasangkan mic adalah kamera yang mempunyai mic input atau port audio 3.5 mm. Jika port audio ini tersedia, Anda bisa menggunakan gampang memasang dan mengoperasikan mic kamera. 

Untuk waktu ini, semua mic kamera yg ada di pasaran niscaya cocok buat seluruh jenis kamera. Pengguna kamera pocket, DSLR, mirrorless, hingga action cam pun dapat dengan gampang memasang banyak sekali mic kamera. 

Di bawah ini, kami akan menjelaskan pada Anda poin-poin yg harus diperhatikan ketika menentukan mic external kamera. Silakan simak sampai tuntas, ya!

Dalam membuat video, galat satu faktor yang perlu diperhatikan adalah kualitas bunyi. Biasanya, kualitas bunyi akan dipengaruhi sang jenis mikrofon yg digunakan. Di pasaran sendiri, masih ada beberapa jenis mic kamera yang acapkali digunakan. Untuk itu, simak lebih lanjut penjelasan di bawah ini!

Shotgun, menangkap menggunakan baik suara dari depan

Layaknya shotgun atau senapan, mic kamera tipe ini harus diarahkan ke depan asal bunyi yg dituju. Mengapa demikian? Bentuknya yg silinder mengakibatkan mic kamera shotgun unggul dalam mendapat suara dari satu arah. Agar kualitas audionya terdengar rupawan, Anda harus mengarahkan mic pribadi ke asal suara. 

Penting buat diingat, ketika digunakan usahakan mic tidak Anda pindahkan ke samping atau belakang asal bunyi. apabila hal tadi dilakukan, suara akan terdengar distant dan pelan. Segala karakteristik tersebut menciptakan jenis mic kamera ini umum digunakan untuk pembuatan film atau konten video pada media sosial. 

Beberapa merek juga menjual mic kamera shotgun yang telah dilengkapi windscreen atau windshield. Windscreen dalam mic kamera berfungsi buat meredam noise menurut luar, misalnya bunyi angin, klakson, dan suara lainnya. Selain itu, mic shotgun jua dapat disambungkan langsung ke perangkat kamera sehingga nir menghasilkan file yg terpisah. 

Lavalier, jepit ke pakaian buat dapatkan audio mumpuni

Mikrofon jenis lavalier adalah mic ukuran kecil yg kerap dipakai sang news anchor buat membawakan liputan. Mikrofon ini jua dikenal menjadi mic clip-on lantaran dapat dijepitkan ke pakaian, kerah baju, atau dimasukkan pada saku. Dengan begitu, jenis mikrofon ini merupakan pilihan ideal untuk Anda yang seringkali melakukan perekaman suara di luar ruangan. 

Meski ukurannya terlihat mini, mikrofon kamera lavalier memiliki kualitas suara yg sangat baik. Hal ini lantaran mikrofon ditempatkan sangat dekat menggunakan asal suara, kualitas audio pun optimal. Di pasaran sendiri, masih ada 2 jenis mikrofon lavalier, yakni mic berkabel & wireless. 

Kenali pola tangkapan bunyi atau polar pattern-nya

Setiap mikrofon kamera memiliki polar pattern yang tidak selaras. Polar pattern merupakan istilah buat mengungkapkan arah penangkapan bunyi menurut mikrofon. Berdasarkan polar pattern, ada empat jenis mikrofon kamera:Mic cardioid: Mic tipe ini menangkap asal suara menurut depan saja, biasa digunakan buat merekam video interview ekslusif.Mic super-cardioid: Lebih tajam menangkap sumber bunyi dari satu arah adalah ciri spesialmikrofon jenis ini. Hal tadi membuatnya sangat membantu Anda merekam suara konser pribadi dari anjung. Mic bi-directional: Mic ini menangkap asal suara dari arah depan dan belakang. Anda mampu menggunakannya buat melakukan perekaman pada pertunjukan live musik di studio.Mic omnidirectional: Karakteristik utamanya merupakan bisa menangkap suara berdasarkan segala arah. Mikrofon ini umumnya digunakan buat membuat pengaruh blumlein pair atau rekaman stereo. Selain itu, polar pattern omnidirectional jua poly ditemukan dalam mikrofon internal kamera.

Periksa tingkat sensitivitasnya

Sensitivitas mic merupakan ukuran dari seberapa akbar rasio hasil listrik (tegangan) dengan intensitas bunyi input. Sensitivitas mic external kamera dinyatakan dalam satuan desibel (dB) atau Pascal (Pa). Nah, mic yang output voltasenya rendah cenderung kalah sensitif dibandingkan mic dengan output lebih tinggi.

Sensitivitas tinggi pula diharapkan supaya noise yg muncul tetap berada di taraf yang rendah. Biasanya, taraf sensitivitas mic berada pada nomor-50 dB. Jika nomorsensitivitas mendekati nilai nol, mic kamera dapat digunakan buat merogoh suara lembut.

Selain taraf sensitivitas, rentang frekuensi (frequency range) jua krusial buat diperhatikan. Umumnya, nomorrentang frekuensi akan diikuti menggunakan kode Hz dan kHz (1.000 Hz).

Dalam memilih microphone kamera, Anda wajibmenyesuaikan frekuensi dengan sumber suara & tujuan perekaman: Mic menggunakan frekuensi <70 Hz: Frekuensi rendah membuat mic tipe ini memadai buat pidato atau wawancara.Mic menggunakan frekuensi >15 kHz: Memiliki frekuensi tinggi, mikrofon jenis ini tepat dipilih buat kebutuhan high quality sound system.

Perhatikan jenis baterai dan kapasitas dayanya

Saat Anda merekam video, sanggup saja kamera dibiarkan menyala berjam-jam. Karena itu, akan sangat membuat repot jika Anda menggunakan mikrofon kamera dengan daya baterai yg nir tahan lama. Mikrofon mampu saja mati waktu Anda tengah merekam video. 

apabila hal itu terjadi, output video Anda akan berakhir menggunakan audio yang terpotong. Jadi, ingat buat memperhatikan jenis baterai dan kapasitas dayanya. Jenis baterai yg kerap dipakai dalam mikrofon kamera merupakan baterai kotak, AAA, & AA. Selain itu, masih ada pula mikrofon yg ditenagai pribadi dari kamera. Jenis mikrofon ini diklaim menggunakan tipe plug-in. 

Jika Anda memakai mikrofon kamera eksternal yg sumber dayanya dari menurut baterai, pilihlah baterai yang berkapasitas akbar. Anda jua dapat memilih baterai yang dapat diisi ulang buat berhemat biaya . 

Pastikan bisa mengurangi noise

Saat merekam dengan lensa autofocus, suara peralihan fokus bisa tertangkap oleh mic kamera sehingga menyebabkan noise. Bahkan, guncangan kamera dan goresan kabel jua bisa terdeteksi & mengganggu audio yg dihasilkan.

Menggunakan tripod atau gimbal mungkin sanggup mengurangi guncangan. Tetapi, hal tadi tidak cukup membantu ketika Anda merogoh video sembari berjalan. Untuk itu, kami menyarankan Anda menentukan mic kamera yg dilengkapi shock mount.

Selain itu, terdapat juga mic kamera dengan fitur atau perlengkapan antinoise yang dapat mengurangi kebocoran bunyi. Fitur ini bisa meminimalkan suara lalu lintas jalan raya, suara angin, bahkan hembusan napas. Jika Anda menghendaki output audio tanpa noise, pilihlah mic kamera yang dilengkapi menggunakan fitur antinoise.

10 Rekomendasi mic kamera terbaik

Selanjutnya, kami akan menaruh sepuluh rekomendasi microphone kamera terbaik yang dapat Anda beli secara online. Selamat menentukan!

10JenisShotgunPolar patternCardioidJenis bateraiPlug-in (tanpa baterai)Durasi pemakaian maksimalTidak terbatasShock mount/antinoise✓Tingkat sensitivitas-42 dB +/- 1 dB/0 dB=1 V/Pa, 1 kHzRentang frekuensi35–18 kHz +/-tiga dB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *