10 Rekomendasi Microphone Terbaik Tipe Dynamic (modern Tahun 2021)

Pernah mendengar mengenai mikrofon dinamik? Tipe ini seringkali kita temukan pada live house & loka karaoke. Mikrofon dinamik sudah poly dijual sang perusahaan yang berkecimpung pada bidang audio, misalnya SHURE, Audio-Technica, dan Sennheiser. Ada majemuk spesifikasi yang diberikan sebagai akibatnya Anda mungkin bingung untuk menentukan.

Kali ini, kami akan menaruh beberapa tips cara menentukan mikrofon dinamik yg mengagumkan buat Anda. Dalam artikel ini terdapat pula komentar berdasarkan Dennis Novriandi yang merupakan seorang sound engineer. Kami pula memiliki rekomendasi produk-produk menurut brand terbaik. Ikuti tips menurut kami untuk menemukan produk terbaik, ya!Pembaharuan terakhir: 04 Juni 2021

Berkolaborasi menggunakan sound engineer, music produser, sekaligus bassist, Dennis Novriandi

Dennis merupakan bassist berdasarkan band SASVRITA yg juga aktif menjadi sound engineer dan producer untuk beberapa band pada negeri. Selain itu, Denis mengerjakan proyek-proyek lainnya sembari mengelola recording studio eksklusif dan mendirikan production house Eastneptune Studio.

Tidak hanya pada bidang musik, Dennis juga berkiprah pada bidang animasi dan komputer. Beberapa pada antaranya adalah sebagai front end developer, freelance UI/UX designer, serta freelance 2D and 3D animation.

Apa itu microphone tipe dynamic?

Mikrofon dinamik adalah benda yang mengganti getaran suara sebagai frekuwensi listrik dan mentransmisikannya. Mikrofon jenis ini hanya mengambil getaran bunyi yg dari berdasarkan arah depan sehingga sangat sinkron buat kegiatan misalnya pidato & karaoke.

Selain itu, mikrofon dinamik jua dapat dipakai pada dalam live house. Lantaran saat seseorang mengadakan pertunjukan band, alat musik akan mengeluarkan suara yang keras. Dengan menggunakan mikrofon tipe ini, suara penyanyi akan tetap terdengar menggunakan baik tanpa tercampur menggunakan bunyi alat musik. 

Sama halnya dengan mikrofon tipe condensor, mikrofon dinamik nir memerlukan genre listrik buat menyala. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan yaitu mikrofon dinamik lebih sederhana, kukuh, tahan lama, & tidak gampang lembap. Jadi, apabila Anda membutuhkan mikrofon yg tahan usang buat recording, pidato, atau pertunjukan live, mikrofon dinamik sangat kami sarankan. 

Sound engineer, music producer, dan bassist

Cara memilih microphone tipe dynamic

Pertama-tama, mari kita lihat bagaimana cara memilih mikrofon dinamik. Yuk, disimak!

Mikrofon dinamik dibedakan berdasarkan pola tangkapan suara. Oleh karena itu, mari kita lihat karakteristik masing-masing pola tangkapan suara & temukan yg terbaik buat Anda.

Tipe cardioid: Menangkap suara sekalipun tidak sempurna berdasarkan depan

apabila Anda ingin menggunakan mik sambil berkecimpung misalnya untuk berpidato atau seminar, kami merekomendasikan mik tipe cardioid. Tipe ini bisa menangkap bunyi sekalipun nir sahih-sahih berasal berdasarkan arah depan. Anda dapat permanen bergerak bebas sembari permanen memegangi mik Anda pada atas anjung.

Ada pula tipe subcardioid yang jangkauan penerimaan suaranya jauh lebih luas dibandingkan tipe cardioid. Akan namun, subcardioid cenderung menerima suara menurut aneka macam arah sebagai akibatnya hasil bunyi yang keluar dari mik tidak sebening tipe cardioid. Karena itu, mik tipe subcardioid semacam ini kurang direkomendasikan.

Sound engineer, music producer, & bassist

Tipe cardioid adalah produk baku buat live performance lantaran kemampuannya untuk menangkap suara & ketahanannya. Sensitivitas mik ini bersifat unidirectional yaitu berada di depan (on axis) menggunakan sudut antara 120–130 derajat. Hal ini menciptakan mik tipe cardioid cantik buat menangkal suara menurut arah lainnya sehingga vokal akan lebih penekanan.

Tipe supercardioid: Menangkap bunyi hanya dari arah depan saja

Apabila Anda ingin mempersempit jangkauan tangkapan bunyi, kami merekomendasikan tipe supercardioid buat Anda. Dibandingkan tipe cardioid, tipe supercardioid hanya dapat menangkap suara dari arah depan saja sehingga suara menurut lebih kurang sangat sulit untuk tertangkap.

Tipe supercardioid sangat dianjurkan buat pertunjukan live yg menggunakan mic stand atau dipakai buat indera musik misalnya drum atau gitar akustik. Akan tetapi, apabila Anda ingin lebih mempersempit jangkauan tangkapan bunyi, Anda jua bisa memilih tipe hypercardioid. 

Sound engineer, music producer, & bassist

Bandingkan jangkauan tangkapan bunyi dengan frekuensi

Jangkauan tangkapan suara jua berpengaruh berdasarkan tinggi rendahnya frekuensi. Pada keterangan spesifikasi mikrofon, umumnya dijelaskan berapa minimal Hz & maksimalkHz frekuensi yang dapat tertangkap. Makin tinggi frekuensi, makin sama kualitas bunyi yg dihasilkan dengan suara asli.

Sebagai patokan, apabila Anda ingin memakai mik buat frekuensi rendah, Anda memerlukan mikrofon 70 Hz atau yg lebih rendah. Sementara itu, waktu Anda ingin menggunakan mik buat frekuensi tinggi, kami merekomendasikan mikrofon dengan tangkapan 15 kHz atau lebih tinggi. Jadi, bila Anda membutuhkan mikrofon untuk alat musik, pastikan frekuensinya sesuai menggunakan jenis alat musik Anda, ya!

Sound engineer, music producer, & bassist

Periksa jua sensitivitas microphone

Untuk bisa merogoh bunyi vokal atau indera musik bersuara lembut, Anda harus menilik sensitivitas mikrofon. Satuan untuk sensitivitas adalah dB. Makin nilainya mendekati nol, makin sensitif pula mikrofon Anda sehingga dapat Anda pergunakan buat mengambil bunyi lembut. 

Pada umumnya, sensitivitas mikrofon dinamik mencapai kurang lebih -50 dB. Dengan demikian, mikrofon dinamik dapat menangkap bunyi yang lembut seperti autonomous sensory meridian response (ASMR).

Sound engineer, music producer, dan bassist

Perhatikan ketersediaan tombol ON/OFF

Tombol ON/OFF akan membuat pengguna mik lebih nyaman. Tombol ON/OFF ini mampu berupa sakelar di bagian bodi mikrofon. Dengan tombol ON/OFF, Anda dapat mematikan mikrofon waktu sedang tidak dipakai. Jadi, saat ada poly mikrofon pada satu tempat, sekalipun terjadi dengungan, Anda bisa langsung mematikan mikforon. 

Sound engineer, music producer, & bassist

Tombol switch umumnya masih ada dalam mikrofon dinamik lantaran nir membutuhkan phantom power buat mengoperasikannya.

10 Rekomendasi microphone terbaik tipe dynamic

Setelah mengetahui bagaimana cara memilih mikrofon dinamik, sekarang saatnya Anda melihat rekomendasi produk berdasarkan kami. Cek spesifikasinya & pilihlah yg paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

10Pola tangkapan suaraCardioidSensitivitas-56 dBFrekuensi75 Hz–18 kHzBerat745 gram

9Pola tangkapan suaraHypercardioidSensitivitas-48 dBFrekuensi50 Hz–16 kHzBerat632 gr

8Pola tangkapan suaraCardioidSensitivitas-57 dBFrekuensi20 Hz–20 kHzBerat937 gr

Pola tangkapan suaraHypercardioidSensitivitas-55 dBFrekuensi20 Hz–20 kHzBerat500 gram

Pola tangkapan suaraCardioidSensitivitas-70 dBFrekuensi50 Hz–15 kHzBerat240 gram

Pola tangkapan suaraSupercardioidSensitivitas-52 dBFrekuensi70 Hz–20 kHzBerat320 gram

Pola tangkapan suaraCardioidSensitivitas-54 dBFrekuensi30 Hz–17 kHzBerat385 gram

3Pola tangkapan suaraCardioidSensitivitas-54 dBFrekuensi40 Hz–16 kHzBerat330 gr

2Pola tangkapan suaraCardioidSensitivitas-59 dBFrekuensi50 Hz–20 kHzBerat765 gr

1Pola tangkapan suaraCardioidSensitivitas-57,lima dBFrekuensi50 Hz–15 kHzBerat371,94 gram

Tabel perbandingan produk microphone terbaik tipe dynamicGambar produk

Microphone andal untuk semua pertunjukan live Anda

Sekalipun dapat menangkap suara berdasarkan poly arah, suaranya permanen jernih!

Pidato, bernyanyi live, atau merekam demo lagu, semua mampu dengan mic ini!

Tidak hanya bunyi insan, suara bass drum pun bisa tertangkap dengan baik

Supercardioid menciptakan suara lebih kurang lainnya tidak terdengar

Tidak perlu mahal untuk memiliki mic berkualitas

Bentuknya vintage & cocok digunakan bernyanyi lagu rock

Vibrasi suara berlebih? Sudah tidak lagi!

Diafragma akbar membuat suara nir akan berbeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *