10 Tips Menjaga Pola Makan Sehat Selama Pandemi – Jovee.id

Asupan cairan dan kuliner bernutrisi sangat penting bagi tubuh. Apalagi, di masa pandemi ini. Makanan dan minuman yang Anda konsumsi akan memengaruhi keSeputar Muria mampuan tubuh dalam mencegah & melawan infeksi penyakit, dan memulihkan diri. Orang-orang yg menerapkan pola makan bergizi seimbang cenderung lebih sehat lantaran memiliki sistem imun lebih bertenaga.

Mereka pun memiliki risiko lebih rendah buat tertular penyakit. Itulah sebabnya, Anda perlu memperbanyak konsumsi makanan segar, bukan malah junk food, untuk memperoleh vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya.Nutrisi esensial buat mempertinggi kekebalan tubuh & mencegah Covid-19

Sampai saat ini, belum terdapat bukti ilmiah terkait efektivitas pola makan atau jenis kuliner terhadap pencegahan & pengobatan infeksi virus corona tadi. Meski begitu, terdapat beberapa nutrisi penting yg berperan untuk menunjang sistem imun tubuh, yakni:Vitamin A, D, E, CVitamin B6, B9 (folat), dan B12Mineral zat besi, selenium, & zinc

Anda dianjurkan buat memperoleh mikronutrien di atas secara alami menurut makanan sehari-hari. Selain kuliner sehat, sistem kekebalan tubuh bisa pula ditingkatkan menggunakan berolahraga rutin, istirahat cukup, dan menghindari stres. Jangan lupa pula buat melakukan physical distancing, tetap pada tempat tinggalapabila tidak terdapat keperluan, dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar tempat tinggal.Upaya pencegahan Covid-19 menggunakan pola makan yang sehat1. Makan variasi kuliner segar setiap hari

Buah & sayur mengandung banyak sekali vitamin, mineral, & serat, serta zat aktif yg esensial bagi tubuh, khususnya sistem imun. Tetapi, jangan hanya makan buah atau sayuran yg itu-itu saja. Konsumsilah beragam butir & sayuran karena kandungannya pun bhineka. Buah dan sayuran beku (atau kemarau) dan kalengan sama sehatnya menggunakan jenis yg segar. Asalkan Anda memilih produk buah tanpa kandungan gula tambahan.

Konsumsilah butir-buahan, sayuran, polong-polongan (seperti lentil), kacang-kacangan dan jagung. Biji-bijian dan terigu utuh, seperti oat, millet, & nasi merah akan membuat Anda kenyang lebih lama. Bonusnya lagi, porsi kuliner Anda pun berkurang.

Umbi-umbian, termasuk kentang, yam, taro, & singkong jua adalah asal serat yg sehat buat Anda. Untuk sumber protein hewaninya, pilihlah daging merah tanpa lemak, ikan, telur, serta susu rendah lemak.

Dikutip menurut laman WHO, Anda dianjurkan buat makan, setidaknya, 5 porsi butir-buahan dan sayuran (sekitar 400 gram), 160 gram produk biji-bijian berdasarkan flora (beans) serta 180 gr biji-bijian utuh per harinya. Sementara itu, daging merah relatif dikonsumsi sebanyak 160 gram setiap 1 – dua kali seminggu dan daging ayam 2 – tiga kali per minggu.

Catatan penting buat Anda, sebaiknya jangan memasak sayuran & butir terlalu usang supaya kandungan nutrisinya nir hilang.dua. Minum air

Air membantu mengedarkan nutrisi dan komponen-komponen penting dalam darah ke seluruh tubuh. Cairan juga memainkan kiprah dalam mengatur suhu tubuh, membuang zat-zat sisa, dan melumasi sendi.

Kebutuhan air buat tiap orang niscaya berbeda-beda, tergantung berdasarkan usia, jenis kelamin, berat & tinggi badan, jenis aktivitas, serta syarat lingkungan. Contohnya saja, seseorang yg beraktivitas pada cuaca panas tentunya akan membutuhkan asupan cairan lebih poly daripada mereka yang hanya bekerja di dalam ruangan.

Sebanyak 20 – 30% asal cairan dalam tubuh berasal dari makanan & minuman yg Anda konsumsi. Minumlah air sebesar 8 – 10 gelas setiap hari. Tidak mesti air putih, Anda pula bisa meminum juz buah dan sayuran segar, sup, air lemon, kopi, & teh. Ingat, usahakan Anda jangan mengonsumsi kafein hiperbola, juz & sirup yg mengandung gula tinggi, dan minuman bersoda.tiga. Jangan konsumsi lemak serta minyak hiperbola

Memang, sih, lemak merupakan keliru satu nutrisi penting yang diharapkan tubuh. Tetapi, tidak semua lemak itu sehat & memiliki dampak yang positif terhadap tubuh Anda. Ganti sumber lemak jenuh Anda dengan lemak nir jenuh. Cobalah jua mengukus atau merebus makanan daripada menggorengnya. Tujuannya merupakan, untuk membantu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL & menurunkan risiko penyakit jantung pada lalu hari.

Kurangi makan makanan gorengan, daging merah, dan produk susu tinggi lemak. Sebagai gantinya, masukkan kacang-kacangan, ayam, ikan berlemak (salmon, tuna, dan lainnya), serta minyak botani (zaitun, jagung, atau kedelai) ke pada sajian makanan Anda.

Hindari jua produk daging olahan lantaran mengandung gula dan garam yg tinggi. Jika masih ingin mengonsumsi susu dan olahannya, pilihlah produk yang low-fat. Batasi konsumsi kuliner yg mengandung lemak trans, misalnya pizza, kentang goreng, ayam goreng tepung, kue, margarin, krim keju, dan selai.4. Kurangi asupan garam dan gula

Usahakan membatasi penggunaan garam & bahan-bahan yg mengandung sodium lainnya seperti kecap. Sebagai alternatifnya, Anda sanggup memakai rempah-rempah buat menambahkan rasa dalam masakan.

World Health Organization juga menganjurkan buat menggunakan garam beryodium & mengonsumsi garam < 5 gr, atau sekitar 1 sdt, setiap hari. Kalau ingin makan makanan kemasan atau kalengan, pilihlah produk yang tidak mengandung tambahan gula & garam.

Makanya, Anda wajibteliti saat mengecek label nutrisi dalam kemasan produk. Selain itu, WHO pula menganjurkan mengonsumsi gula tambahan sebesar < 50 gr atau maksimal4 sdm.

Makanan dan minuman tinggi lemak, gula, serta garam yang dikonsumsi secara berlebihan akan menaikkan asupan kalori Anda. Disamping itu, kudapan manis kering, keripik kentang, cokelat, dan minuman anggun jua memiliki kandungan gizi yang tidak majemuk. Bahkan, tidak diharapkan oleh tubuh. Karenanya, batasilah konsumsi kuliner & minuman tersebut.5. Hindari minum minuman beralkohol

Alkohol bukan adalah asal nutrisi yg baik, dan Anda hendaknya tidak menyertakannya ke pada sajian kuliner Anda. Konsumsi alkohol pun nir melindungi Anda menurut risiko Covid-19. Minum minuman alkohol, justru akan mempertinggi kemungkinan kerusakan hati, penyakit jantung, kanker, bahkan gangguan mental.6. Stop dulu makan pada luar

Dengan makan pada tempat tinggal, risiko terhadap infeksi penyakit Covid-19 sanggup dikurangi. Berada pada restoran, kafe, atau rumah makan bisa menaikkan kemungkinan Anda terpapar droplet dari orang yang diduga terinfeksi virus. Apalagi, Anda juga tidak tahu niscaya apakah permukaan meja & kursi di tempat tadi dibersihkan secara rutin.7. Penuhi asupan vitamin D selama pada tempat tinggal

Matahari ialah asal vitamin D terbaik, namun saat pandemi ini mungkin beberapa orang tidak menerima asupannya sinkron rekomendasi. Oleh karena itu, Anda perlu melengkapinya menurut makanan sehari-hari. Contohnya, kuning telur, hati, ikan berlemak, & produk malanan olahan yang sudah diperkaya vitamin D. Anda pula bisa memenuhi kebutuhan vitamin D menurut suplemen Natures Plus Vitamin D3 400IU (Rp253.000).

Berjemurlah di bawah sinar surya, selama 15 – 30 menit, setiap hari. Akan tetapi, sebaiknya berjemur tidak dilakukan lebih berdasarkan 30 mnt tanpa proteksi sunscreen.8. Lengkapi menggunakan suplemen

Sampai ketika ini, belum ada bukti bahwa suplemen sanggup meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi virus, seperti Covid-19. Meski begitu, suplemen dan multivitamin tambahan bisa membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian Anda. Hal tersebut secara tidak pribadi akan memelihara fungsi dan kesehatan sistem imun. Beberapa suplemen yang mampu menjaga kekebalan tubuh, yaitu vitamin C, ekstrak echinacea, meniran, kunyit, dan habbatussauda.

Salah satu suplemen kekebalan tubuh yg bisa Anda konsumsi merupakan Blackmores Bio C 100 mg (Rp113.774) yg dapat diperoleh dengan mudah melalui Jovee. Dengan kandunganekstrak Citrus bioflavonoiddanvitamin Cyang berasal darisumber alamisepertiacerola dan rosephis, berfungsi memelihara daya tahan tubuhserta membantu dalampenyembuhan lukalebih cepat.9. Penuhi kebutuhan gizi bayi dan anak-anak

Tidak hanya orang dewasa, asupan nutrisi bayi & anak-anak jua harus dipenuhi. Bayi mendapatkan gizinya dari air susu bunda. Disamping itu, ASI adalah satu-satunya makanan yang mampu dicerna oleh si mini. Kandungan antibodi & majemuk nutrisi pada dalamnya membantu melindungi bayi menurut sejumlah infeksi penyakit yg seringkali menyerang anak-anak.

World Health Organization menganjurkan makhamil buat menyusui bayinya secara eksklusif, selama 6 bulan pertama selesainya kelahiran. Setelah 6 bulan, tambahkan makanan pelengkap ASI, mulai dari yg bertekstur lunak, semi padat, sampai padat. Hendaknya ASI dilanjutkan sampai si kecil berusia dua tahun.10. Jangan lupakan keamanan pangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *